Publik Desak Kejaksaan Segera Tetapkan Tersangka Banprov , LBH Ansor : Sebaiknya Segera Umumkan Saja

- 10 Juni 2021, 21:05 WIB
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, M. Syarif SH (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus pemotongan dana hibah bantuan provinsi Jabar pada lembaga keagamaan di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis, 10 Juni 2021.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, M. Syarif SH (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan terkait perkembangan kasus pemotongan dana hibah bantuan provinsi Jabar pada lembaga keagamaan di Kabupaten Tasikmalaya, Kamis, 10 Juni 2021. /kabar-priangan.com/Aris MF/

 

KABAR PRIANGAN - Kelanjutan kasus dugaan pemotongan dana hibah bantuan sosial (Bansos) terhadap lembaga keagamaan dan pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya tahun anggaran 2020 kini jadi pertanyaan publik.

Masyarakat mendesak pihak Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya, yang dalam hal ini tengah menangani kasusnya, agar segera menetapkan tersangka yang bersumber dari anggaran bantuan pemerintah provinsi Jawa Barat tersebut.

Sebab sejak dirilis kasusnya naik dari penyelidikan ke penyidikan pada bulan Februari 2021 lalu, hingga kini belum ada perkembangan yang berarti.

Diketahui saat ini Kejaksaan tengah fokus memeriksa 223 yayasan lembaga keagamaan dan pendidikan yang dilaporkan mengalami pemotongan bantuan.

Baca Juga: Mantan Wakil Wali Kota Banjar Pimpin Demo, Desak Kejaksaan Tuntaskan Kasus Korupsi di Kota Banjar

Rata-rata lembaga dipotong 50 persen dari nilai bantuan yang nilainya Rp 200 juta - Rp 300 juta. Belum ditambah Rp 5 juta sebagai dalih biaya akomodasi oleh pelaku.

Meski belum tuntas, namun kasusnya telah mengkerucut pada siapa saja pelaku pemotongan bantuan.

"Kami meminta kejaksaan segera menetapkan tersangka, jangan dilama-lama. Terutama kalau sudah memenuhi unsur, karena beberapa yayasan itu sudah terindikasi dipotong. Sebaiknya diumumkan saja," jelas Ketua LBH Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Asep Abdul Rofik, Kamis, 10 Juni 2021.

Baca Juga: Menolak Pakai Ambulans, Pasien Covid-19 di Garut Diantar Menggunakan Sepeda Motor

Halaman:

Editor: Teguh Arifianto


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X