Antisipasi Gagal Panen di Ujungjaya, Pemda Sumedang Siapkan Pompanisasi

- 19 Mei 2024, 15:54 WIB
Pj Bupati saat meninjau dampak kekeringan akibat jebolnya Bendung Cariang di Desa Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya, Sabtu, 18 Mei 2024.
Pj Bupati saat meninjau dampak kekeringan akibat jebolnya Bendung Cariang di Desa Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya, Sabtu, 18 Mei 2024. /kabar-priangan.com/DOK/

KABAR PRIANGAN - Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli menyebut pompanisasi sebagai alternatif solusi terhadap kekeringan dan gagal panen di Kawasan Ujungjaya pada masa tanam kedua.

Hal itu disampaikan Pj Bupati saat meninjau dampak kekeringan akibat jebolnya Bendung Cariang di Desa Ujungjaya Kecamatan Ujungjaya, Sabtu, 18 Mei 2024.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati didampingi Kapolres Sumedang AKBP Joko Dwi Harsono dan Camat Ujungjaya Risyana 

Baca Juga: Mangga Gedong Gincu Asal Sumedang Siap Diekspor ke Jepang

Pj Bupati mengatakan, untuk mengantisipasi gagal panen, diperlukan pompanisasi kerja sama Pemda Sumedang bersama Forkopimda.

"Ada dampak kekeringan akibat bendung Cariang jebol sehingga diperlukan pompanisasi sekitar 600 hektare dari 1.603 hektar," tuturnya.

Menurutnya, hal tersebut perlu segera dilakukan mengingat saat ini sudah masa tanam kedua yang sangat kritis karena sebentar lagi akan panen.

Baca Juga: Ini Tugas 130 Anggota PPK Setelah Dilantik KPU Sumedang

"Jika tidak membantu petani dengan pompanisasi, maka akan terjadi gagal panen," ujarnya.

Dikatakan Yudia, terdapat 10 ribu petani dengan 1.603 hektare di 6 desa yang terdampak kekeringan akibat jebolnya Bendung Cariang di Kecamatan Ujungjaya.

Halaman:

Editor: Nanang Sutisna


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah