Atlet Bulutangkis Asal Garut Raih Emas di PON XX Papua

- 14 Oktober 2021, 19:29 WIB
atlet asal Garut Muahmmad Fikri (kiri) yang meraih medali emas mewakil Jabar di even PON XX Papua.*
atlet asal Garut Muahmmad Fikri (kiri) yang meraih medali emas mewakil Jabar di even PON XX Papua.* /istimewa/

KABAR PRIANGAN - Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Garut Dodi Gustari, mengaku bangga atas raihan 3 emas yang diraih kontingen bulutangkis Jawa Barat di even PON XX Papua.

Pasalnya, kata Dodi, hal yang patut dibanggakan bagi bulutangkis Kabupaten Garut karena salah satu atlet pada tim ganda putra bulutangkis yang meraih mendali emas tersebut merupakan warga Jawa Barat asal Cipanas, Tarogong Garut, yakni Muhamad S Fikri.

"Sebagai ketua PBSI Garut tentu saya merasa bangga dengan adanya putra Garut, Muhamad Fikri dan orangtuanya juga asli orang Cipanas Garut telah berhasil menyumbangkan medali emas bagi tim Jawa Barat di PON XX Papua tahun ini," kata Dodi Gustari di ruang kerjanya, Kamis 13 Oktober 2021.

Baca Juga: Sumbangkan 18 Medali di Pon XX Papua, Bupati Sumedang Siapkan Bonus bagi Atlet

Dodi pun memberi apresiasi atas raihan atlet bulutangkis jawa barat yang berhasil menjadi juara umum dengan mendapatkan 3 medali emas, 2 perak dan 1 perunggu.

"Mudah-mudahan apa yang menjadi kebanggaan Jawa Barat bisa menular ke atlet-atlet bulutangkis di Kabupaten Garut. Memberi semangat nantinya" ucapnya.

Menurut Dodi, raihan tersebut menjadi cerminan bahwa atlet Garut memiliki potensi besar jika mampu dibina, dikembangkan, dan sekaligus bisa dipertahankan. Artinya alet tersebut bisa tetap berada di Garut membela nama baik Garut.

Dodi menegaskan menjelang Porprov Jabar tahun depan pihaknya menargetkan 2 medali emas dari cabor bulutangkis. Untuk itu, penting dilakukan baik oleh Pemerintah Kabupaten, KONI Garut, hingga cabor bulutangkis untuk mengikat agar atlet potensial ini agar tidak pindah membela daerah lain.

Baca Juga: Wagub Jabar Sosialisasikan Perpres Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren kepada Kiayi dan Santri Garut

"Karena pernah terjadi, kemarin-kemarin ada satu atlet bulutangkis yang diboyong ke Kalimantan. Padahal itu atlet potensial asal Garut yang bisa terus dikembangkan. Saya berharap ke depan jangan ada lagi atlet-atlet yang lainnya yang pindah ke derah lain" ujarnya.

Halaman:

Editor: Teguh Arifianto


Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

X