Dari 500 Orang Penyandang Tuna Netra di Kota Tasikmalaya, Baru Dua Orang yang Mendapatkan Pendidikan Inklusif

- 13 Mei 2022, 20:59 WIB
Penyandang disabilitas warga Kota Tasikmalaya saat mengikuti kegiatan di Taman Kota, beberapa waktu lalu.*
Penyandang disabilitas warga Kota Tasikmalaya saat mengikuti kegiatan di Taman Kota, beberapa waktu lalu.* /kabar-priangan.com/Irman Sukmana/

KABAR PRIANGAN – Pendidikan inklusif bagi penyandang disabilitas yang telah dicanangkan pemerintah masih belum berjalan secara maksimal serta jauh dari harapan.

Sebagai bukti, dari 500 orang penyandang disabilitas tuna netra di Kota Tasikmalaya, baru dua orang yang mengenyam pendidikan inklusif.

Padahal menurut Pembina Yayasan Disabilitas Tuna Netra Al Hikmah Tasikmalaya, Mamat Rahmat, Pendidikan Inklusif bagi penyandang disabilitas merupakan amanat undang-undang.

Baca Juga: Gadis Cantik 16 Tahun Asal Cipatujah Hilang Dibawa Lelaki Bermotor. Kini, Sang Ibu Terbaring di Rumah Sakit

“Pendidikan inklusif bagi penyandang  disabilitas yang telah dicanangkan pemerintah masih belum berjalan secara maksimal serta jauh dari yang diharapkan,” kata Mamat.

Padahal menurutnya, program itu punya konsentrasi dalam mengarahkan para penyandang disabiltas untuk dapat berintegrasi secara umum dengan masyarakat.

“Sehingga membuka wawasan yang lebih luas dan membuka jaringan pertemanan yang lebih banyak,” katanya.

Baca Juga: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truks Boks yang Bertabrakan dengan Dump Truk di Tanjakan Gentong

Namun faktanya, kata dia, khusus untuk penyandang tuna netra,  jumlah yang bisa mendapatkan kesempatan menimba ilmu pendidikan masih sangat terbatas.

Halaman:

Editor: Zulkarnaen Finaldi


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x