DPO Kasus Pembancokan di Majalengka Tertangkap usai Tabrakan dengan Patwal Polres Sumedang

21 Agustus 2021, 13:40 WIB
Pelaku pembacokan di Majalengka diamankan jajaran Polres Suemdang /kabar-priangan.com/DOK Polres Sumedang/

KABAR PRIANGAN - DPO (daftar pencarian orang) kasus pembacokan aparat desa di Majalengka justru berhasil diamankan jajaran Polres Sumedang.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menuturkan, tertangkapnya dua orang DPO tersebut diawali dari terjadinya peristiwa tabrakan antara motor yang dikendarai Patwal rombongan pengawalan bansos dan pengecekan pos PPKM Polres Sumedang dengan kendaraan minibus (elf) jurusan Cirebon-Bandung dengan Nopol E 7959 V di tikungan Jalan Raya Cikuda, Kecamatan Jatinangor pada Jumat 20 Agustus 2021.

Saat itu kata Eko, usai kejadian, sopir minibus elf, UR sempat berupaya kabur. Namun sejumlah anggota Polres yang ikut rombongan segera mengamankan UR.

Baca Juga: Pemdes Pakualam, Sumedang Anggarkan Ratusan Juta untuk Penataan Kawasan Wisata Ziarah

"Kami pun melakukan pemeriksaan kepada UR karena curiga dan dari hasil pemeriksaan UR dalam keadaan mabuk. Selain itu, ternyata UR ini adalah sopir batangan karena sopir yang aslinya berinisial DA," ujar Eko dalam keterangan tertulisnya.

Selanjutnya,kata Eko, UR dan DA keduanya dilakukan tes urine oleh Sat Narkoba Polres Sumedang. Hasilnya pun dinyatakan positip menggunakan benzo dan meminum minuman keras jenis ciu.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Sumedang, AKP Eryda Kusumah menjelaskan setelah diakukan pemeriksaan kelengkapan mengemudi tidak di temukan dompet dan tanda pengenal. Sehingga pihaknya mencurigai dua orang itu.

Baca Juga: Sebanyak 31 Pasien Positif Covid-19 Menjalani Isolasi Terpusat di Gelora Banjar Patroman

"Sudah kondisi mabuk tambah tidak ada pengenal. Maka kami berkoordinasi dengan Satuan Narkoba untuk dilakukan pemeriksaan urine," ujar Eryda.

Kasat Narkoba Polres Sumedang AKP Ari  menyampaikan, setelah melakukan interograsi, supir U.R menyatakan bahwa obat didapat dari anak punk di wilayah Cirebon. Kemudian meminum ciu di Cileunyi. Kata Ari, baik UR maupun DA  positif benzo.

Setelah kecurigaan terhadap keduanya menguat, Sat Narkoba pun menyerahkan dua orang tersebut ke Sat Reskrim.

Baca Juga: Penurunan Harga Tes PCR Diyakini Dapat Meringankan Beban Masyarakat

Hasil pengembangan informasi yang dilakukan pihak Reskrim Polres Sumedang, usut punya usut, UR dan DA merupakan warga Majalengka yang ditetapkan oleh Polres Majalengka sebagai DPO kasus pembacokan 3 Aparat Desa di Majalengka yang terjadi beberapa hari lalu.

"Kami sudah menghubungi pihak Reskrim Polres Majalengka, dan mereka langsung melakukan penjemputan ke Polres  Sumedang untuk pengembangan  penyidikan," katanya.***

Editor: Nanang Sutisna

Tags

Terkini

Terpopuler