Pemudik Bakal Berpikir Ulang, Polres Tasikmalaya Kota Siapkan Tiga Pos Penyekatan

15 April 2021, 20:48 WIB
Polres Tasikmalaya Kota mulai memberlakukan penyekatan arus mudik. Bagi pemudik yang memaksa pulang kampung, disuruh putar balik arah. /kabar-priangan.com/Ema Rohima/

KABAR PRIANGAN - Bagi masyarakat yang hendak mudik, sebaiknya berpikir ulang dari pada buang-buang uang dan waktu.

Pasalnya, di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota menyiapkan tiga pos penyekatan untuk mencegah masyarakat yang nekat mudik lebaran 2021.

Hal tersebut seiring dengan adanya larangan dari pemerintah pusat mudik lebaran demi mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami siapkan tiga pos penyekatan di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota yakni di Gentong, Mangin dan Karangresik," kata Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, Kamis 15 April 2021.

Baca Juga: Polisi Berhasil Bekuk Ibu Kandung Pembuang Bayi yang Jasadnya Digigit Anjing

Menurutnya, setiap pos akan diisi oleh 24 personel yang berjaga selama 24 jam. Dengan demikian untuk tiga pos itu, disiapkan 72 personel yang khusus melakukan penyekatan yang pelaksanaannya terus menerus.

Pos pertama di Kadipaten atau Pos Gentong, kedua Pos Karangresik perbatasan Kota Tasikmalaya dengan Ciamis dan ketiga Pos Perbatasa Kota Tasikmalaya dengan Singaparna.

"Kalau ada pemudik, akan kita putar balik. Tentunya kalau persyaratan dan ketentuan sudah tidak sesuai," ucapnya.

Dikatakan Doni, selain 72 personel penyekatan, pihaknya juga akan mengisi pos-pos lainnya. Pos tersebut yakni tempat wisata atau tempat lain yang rawan macet dan kerumunan.

Baca Juga: Beraksi di Berbagai Daerah di Pulau Jawa, Komplotan Ganjal ATM Dibekuk Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota

Terkait sanksinya, hanya melakukan dengan upaya persuasif dengan putar balik saja. Sebenarnya, sama seperti tahun kemarin hanya saja saat ini lebih ketat.

Doni optimis penyekatan mudik tahun ini lebih ketat dibandingkan sebelumnya. Apalagi di setiap daerah lain, melakukan hal yang sama yakni pendirian pos penyekatan.

Pemerintah juga telah menyepakati untuk membatasi aktivitas moda transportasi massal saat mudik lebaran. Sehingga kemungkinan, masyarakat beralih memilih kendaraan pribadi.

"Dalam pelaksanaannya nanti, kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan penyekatan," ungkapnya.***

Editor: Teguh Arifianto

Tags

Terkini

Terpopuler