P2WKSS Desa Neglasari Kota Banjar Maju ke Tingkat Provinsi, Tim Verifikasi Jabar Lakukan Penilaian

- 29 November 2021, 20:02 WIB
Hasil panen binaan P2WKSS ditunjukkan disela-sela acara penilaian Tim Verifikasi Provinsi Jawa Barat di Aula Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Senin 29 November 2021.*
Hasil panen binaan P2WKSS ditunjukkan disela-sela acara penilaian Tim Verifikasi Provinsi Jawa Barat di Aula Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Senin 29 November 2021.* /Kabar-Priangan.com/D. Iwan

KABAR PRIANGAN - Tim Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS) Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, berhasil melaju ke Tingkat Provinsi Jawa Barat 2021.

Tim itu pun dinilai Tim Verifikasi Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Ny. Sursilah Yani, Senin 29 November 2021.

Menurut Wali Kota Banjar Hj. Ade Uu Sukaesih, melalui P2WKSS peran perempuan dapat dimaksimalkan. Diharapkan Neglasari menjadi percontohan bagi desa lain dalam pengembangan sektor kesehatan, ekonomi dan kemandirian masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Ratusan Rider Cakar Tanah Berlumpur di Sirkuit Banjar, Puaskan Penonton Setelah Dua Tahun Absen karena Pandemi

"Perempuan itu tiang negara. Jika kaum perempuan baik, maka baiklah negara ini. Begitu juga sebaliknya,  jika rusak perempuannya, maka rusak pula negaranya," ujar Ade.

Selain itu, lanjut Ade, diharapkan program pemberdayaan Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita (Sekoper Cinta) sebagai wadah bertukar pengetahuan dan pengalaman, serta meningkatkan kualitas hidup perempuan, juga dimaksimalkan.

Adapun tujuan P2WKSS, selain mewujudkan dan mengembangkan keluarga yang sehat dan sejahtera itu, juga berupaya meningkatkan kedudukan peranan kemampuan  dalam bidang pembangunan pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Wisata Arung Jeram di Citepok Sumedang Akan Diaktifkan Kembali

"Tujuan utama P2WKSS itu meningkatkan kualitas perempuan dalam pengembangan potensi, membina tumbuh kembang anak dan remaja, serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi ," ucap Ade.

Halaman:

Editor: Arief Farihan Kamil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah