Ratusan Tenaga Honorer Ciamis Datangi DPRD dan Bupati, Pemkab Siap Fasilitasi Honorer ke Jakarta  

- 14 Juni 2022, 22:29 WIB
Ratusan tenaga honorer Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Kabupaten Ciamis berdialog dengan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Selasa 14 Juni 2022. Mereka mempertanyakan Surat Edaran MenPAN RB yang akan menghapus tenaga honorer pada tahun 2023.*
Ratusan tenaga honorer Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Kabupaten Ciamis berdialog dengan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Selasa 14 Juni 2022. Mereka mempertanyakan Surat Edaran MenPAN RB yang akan menghapus tenaga honorer pada tahun 2023.* /Kabar-Priangan.com/Agus Pardianto

KABAR PRIANGAN - Ratusan tenaga honorer yang tergabung dalam Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Kabupaten Ciamis mendatangi Kantor DPRD Ciamis dan Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Selasa 14 Juni 2022.

Seperti yang disampaikan para honorer Ciamis kepada media sebelumnya, aksi tersebut untuk mempertanyakan Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) yang akan menghapus tenaga honorer pada tahun 2023.

Di Aula Setda Kabupaten Ciamis massa berdialog dengan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Baca Juga: Tenaga Honorer Indonesia Ancam Golput di Pemilu 2024. Alasannya, Kecewa dengan Janji Anggota Dewan

"Alhamdulillah, Beliau (Herdiat) sejak menjabat Sekda Ciamis dulu hingga sekarang menjadi Bupati Ciamis, selalu berjuang untuk honorer," ujar Ketua PHK2I Kabupaten Ciamis yang juga Koordinator Aksi, Any Randiany, seusai pertemuan kepada wartawan.

Menurut Any, dalam pertemuan itu Bupati Herdiat mengatakan, insentif tenaga honorer akan dinaikkan.

"Janjinya tadi, mudah-mudahan insentif akan dinaikkan sesuai kemampuan keuangan daerah. Sedangkan untuk upah dua bulan yang belum dibayar akan ditinjau ulang oleh Pak Bupati," ucapnya.

Baca Juga: Kabupaten Tasikmalaya Targetkan Juara Umum MTQ XXXVII Sumedang. Bupati: Kami Siap Jadi Tuan Rumah MTQ 2026

Mengenai SE MenPAN RB yang telah membuat resah para honorer, Any mengaku pihaknya akan melakukan komunikasi ke kementerian yang didukung oleh Pemkab Ciamis.

"Bapak Bupati siap memfasilitasi ke Kementerian PAN RB dengan biaya Pemkab Ciamis. Pak Bupati siap berangkat, kami akan memberangkatkan lima bus ke Jakarta," kata Any.

Bupati Herdiat yang didampingi Wakil Bupati Yana D Putra dan Sekda Tatang, sempat emosi saat menanyakan upah para honorer kepada staf Dinas Pendidikan Ciamis.

Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Timnas Indonesia di Laga Pamungkas Grup A Kualifikasi Piala Asia 2023 Kontra Nepal

Herdiat mengaku sangat berat menghilangkan tenaga honorer di wilayahnya karena tenaga mereka sangat diperlukan dalam menjalankan roda pemerintahan dan melayani masyarakat.

"Kami pemerintah daerah sangat berat kalau tenaga honorer dihilangkan. Kami sangat butuh mereka, kecuali pemerintah pusat sanggup droping tenaga ASN atau P3K baru. Dengan kondisi sekarang ini berat sekali. Kami akan ke sana (Kementerian PAN RB) silaturahmi," ujar Herdiat.

Mengenai upah honorer, lanjut Herdiat, dirinya meminta untuk dibenahi kalau APBD-nya, anggaran, dan aturannya sudah ada.

Baca Juga: Stok Obat Menipis, Garut Butuh Belasan Ribu Vaksin PMK

"Kalau bisa diserahkan per bulan ya per bulan saja, kenapa harus di triwulan. Namun kondisi sekarang APBD Ciamis defisit, kalau BPKAD mengatur cash flow mana yang harus segera dan mana yang ditangguhkan, ini tinggal bagaimana pintarnya BPKAD," ucapnya.*

Editor: Arief Farihan Kamil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x