Pemkab Garut Menerima Bantuan 735 Unit Perbaikan Rutilahu dari Pemprov Jabar

- 7 Maret 2023, 18:09 WIB
bantuan perbaikan rutilahu di wilayah Kabupaten Garut. Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Islamic Center, Garut Kota, Selasa, 7 Maret 2023.
bantuan perbaikan rutilahu di wilayah Kabupaten Garut. Sosialisasi dilaksanakan di Gedung Islamic Center, Garut Kota, Selasa, 7 Maret 2023. /kabar-priangan.com/DOK/

KABAR PRIANGAN - Pemerintah Kabupaten Garut pada tahun 2023 ini menerima bantuan sebanyak 735 unit perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilahu) dari Provinsi Jawa Barat, yang tersebar di 37 kelurahan dan desa. 

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman menyampaikan, bantuan ini tidak semua kecamatan menerimanya, karena dari 42 Kecamatan hanya di 37 Kelurahan dan desa yang mendapatkan bantuan.

"Kita berharap ini bisa merupakan upaya untuk mengatasi kemiskinan ekstrim, karena kemiskinan ekstrim itu, masyarakat tidak bisa memenuhi kebutuhan dasar yaitu sandang dan papan," ujar Helmi usai menutup kegiatan sosialisasi penyaluran bantuan perbaikan Rutilahu oleh Disperkim Provinsi Jawa Barat di Gedung Islamic Center, Garut Kota, Selasa, 7 Maret 2023.

Baca Juga: Tim SMK Al Huda Tasikmalaya Juara IM Super League U-18 Garut

Helmi menegaskan, dalam pelaksanaanya, dilakukan pendampingan oleh fasilitator yang ditunjuk oleh pemerintah daerah dan di lapangan ikut dilibatkan oleh kepala desa, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan unsur terkait lainnya.

Sementara itu, Indi Nurdiansyah selaku juru bicara dari Disperkim Provinsi Jawa Barat, menyampaikan, pada tahun 2023 ini Kabupaten Garut menerima bantuan perbaikan Rutilahu sebanyak 735 unit untuk 37 desa dan kelurahan. 

Adapun bantuan tersebut mencapai Rp14.700.000.000 dengan nilai bantuan Rp20 Juta per orang atau penerima manfaat yang disalurkan pada rekening Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). 

Baca Juga: Mantan Kades di Garut tak Bisa Berobat Karena Nunggak BPJS

"Tahun 2023 ini Kabupaten Garut menerima bantuan perbaikan Rutilahu sebanyak 735 unit tersebar di 37 desa dan kelurahan. Bantuan untuk satu unit rumah mendapatkan Rp20.000.000, dan anggaranya dari APBD provinsi Jawa barat," kata Indi Nurdiansyah. 

Ia menuturkan, untuk tahun 2023 ini ada penambahan jatah perbaikan rutilahu sekitar 100 unit untuk Kabupaten Garut bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya 2022.

Menurut Indi Nurdiansyah, target perbaikan rutilahu ini tuntas dikerjakan hingga Desember mendatang. 

Baca Juga: Pemkab Garut Segera Lelang Pengelolaan Objek Wisata Situ Bagendit

"Adapun prosesnya, pada bulan Maret dan April ini penyusunan proposal. Selanjutnya pada bulan Mei, Juni pencairan anggaran, dan bulan Juli mulai proses fisik perbaikan rumah sampai dengan bulan November 2023, dan sisanya untuk melakukan penyusunan laporan," ujarnya. 

Dikatakan Indi, pelaksanaan perbaikan fisik paling cepat dua bulan, sedangkan paling lama sampai empat bulan. "Jadi sekitar bulan November-Desember akan selesai dikerjakan," ujar Indi Nurdiansyah.

Ia menuturkan, pihaknya berharap, rumah itu menjadi rumah layak huni memenuhi standar. Dan kegiatan ini berjalan secara lancar, baik, tanpa ada pungutan-pungutan, dan masyarakat bisa menikmati rumah yang tadinya tidak layak menjadi layak huni.***

 

Editor: Nanang Sutisna


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah

x