Ratusan Sopir Angkutan Geruduk Kantor Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya. Ini yang Mereka Tuntut

- 13 April 2022, 21:44 WIB
Ratusan sopir angkutan di Tasikmalaya menggeruduk kantor Dishubkominfo, menuntut pemerintah menertibkan travel gelap.*
Ratusan sopir angkutan di Tasikmalaya menggeruduk kantor Dishubkominfo, menuntut pemerintah menertibkan travel gelap.* /kabar-priangahn.com/Aris MF/

KABAR PRIANGAN - Ratusan pengemudi angkutan umum jenis elf dan angkot menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 13 April 202.

Mereka menuntut Dishubkominfo menertibkan travel-travel gelap atau ilegal yang beroperasi di wilayah Tasikmalaya.

Kedatangan para pengemudi beserta armada kendaraannya ini pun memenuhi lapangan parkir Dishubkominfo.

Baca Juga: Jalan Lingkar Brebes–Tegal, Memperlancar Arus Mudik Lebaran. Jumadi: Bisa Mengurai Kemacetan di Pantura

Mereka pun akhirnya diterima Kepala Dishubkominfo dan Kepolisian untuk duduk bersama dan membahas persoalan tersebut.

Pengurus Paguyuban Angkutan Umum Tasikmalaya Selatan, Dindin Dimyati mengatakan, kedatangan awak angkutan ke Kantor Dishub ini guna meminta kejelasan akan maraknya kendaraan travel illegal yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

Bahkan kata dia, jumlah travel gelap yang beroperasi di wilayah Tasikmalaya ini sudah mencapai 200 unit dan terus menjamur.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Jalan Lingkar Brebes – Tegal. Mudik Lewat Jalan Tol Trans Jawa Akan Lebih Lancar

"Ini ketiga kalinya kami datang ke sini guna meminta kejelasan penindakan terhadap travel ilegal yang sekarang terus makin menjamur. Dua kali kemarin tidak ada kejalasan sikap, sehingga kami datang lagi. Terus terang kehadiran travel gelap itu membuat penghasilan kami anjlok," ujar Dindin.

Travel gelap seolah bebas berkeliaran tanpa aturan. Mereka kata Dindin, tidak menempuh perijinan trayek, KIR apalagi uji berkala kendaraan umum.

Mereka pun mempergunakan plat nomor hitam. Sementara angkutan umum, selain harus menempuh segala ijin formal, mereka pun kerap kena sanksi jika melakukan pelanggaran di jalanan.

Baca Juga: Giliran Mahasiswa Sumedang Gelar Aksi Unjuk Rasa Kecam Sejumlah Kebijakan Pemerintah

Pihaknya tidak melarang bila travel-travel tersebut beroperasi, asalkan taat pada aturan dan menempuh perizinan.

Ketua Umum Paguyuban Pengusaha Angkutan Umum Elf, H. Aap Saeful Haq mengatakan, atas hasil audensi dan musyawarah mufakat dengan Dinas Perhubungan dan Kepoliaian, maka akhirnya tuntutan para pengemudi angkutan ini membuahkan kesepakatan.

Pertama travel gelap harus memiliki izin resmi dan berplat kuning. Kedua, selama izin belum ditempuh, maka kendaraan travel tersebut tidak boleh beroperasi di jalanan.

Baca Juga: Truk Terguling, Bongkahan Zeolit Menutupi Jalan Sewaka Kota Tasikmalaya. Diduga Akibat Kelebihan Muatan

"Dalam waktu dekat, pihak Dishubkominfo dan Polres Tasikmalaya akan mengundang para pemilik travel gelap, dan dihadiri oleh Paguyuban angkutan, untuk dilaksanakan sosialisasi dan menempuh proses perizinan. Rencana pada Rabu minggu depan," ujar Aap.

Ditambahkan dia, poin keempat yakni akan dipasang spanduk-spanduk di pusat staregis terkait  larangan penggunaan travel ilegal.

Selain itu, Aap juga meminta para anggota pengemudi angkutan umum untuk menjaga keamanan dan ketertiban, khsususnya tidak anarkis ketika menemukan pelanggaran di jalanan. Akan tetapi diminta untuk lapor ke kantor polisi terdekat.

Baca Juga: Harapan Bobotoh Terwujud! Ciro Alves Akhirnya Resmi Bergabung dengan Persib Bandung

Kepala Dishubkominfo Kabupaten Tasikmalaya Rudi Sonjaya, mengatakan, jika pihaknya bersama Paguyuban Angkutan Umum memang telah ada kesepakatan terkait keberadaan travel-travel ilegal.

Hal ini sembari menunggu pihaknya dan kepolisian untuk membenahi keberadaan travel ilegal tersebut.

"Travel gelap ini tidak boleh beroperasi sebelum menempuh perizinan. Kami bersama Polres Tasikmalaya akan berkordinasi guna menyampaikan hasil ini ke setiap Polsek. Biar nanti aparat yang menertibkan," jelas Rudi.***

Editor: Zulkarnaen Finaldi


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah