Gempa Magnitudo 7,1 di Melonguane Sulawesi Utara Diikuti 5 Kali Gempabumi Susulan

18 Januari 2023, 14:25 WIB
Pusat gempa yang mengguncang Melonguane Sulawesi Utara pada siang ini, Rabu 18 Januari 2023 dengan magnitudo 7,1. /BMKG/

KABAR PRIANGAN-Gempa dengan magnitudo diatas M5 mengguncang wilayah Sulawesi Utara (Sulut) pada siang hari ini, Rabu 14 Januari 2023.

Gempa yang berpusat di Laut Maluku pada pukul 13.06 wib ini memiliki magnitudo 7,1.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG mengatakan bahwa gempa utama dengan magnitudo M7,1 tersebut sudah diikuti 5 kali gempa susulan dengan magnitudo terbesar 5,3.

Baca Juga: Kedai Kopi Unik Bernuansa Eropa, Bersantai Sambil Menikmati Kota Bandung dari Ketinggian

Hal ini diungkapkan Daryono dalam akun Twitter pribadinya pada pukul 13.38 wib. Walaupun gempa utama cukup besar dan diikuti gempabumi susulan, namun gempa ini menurut Daryono tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa yang mengguncang Melonguane Sulut berada pada koordinat 2,80 LU-127n11 BT. Atau tepatnya berpusat di laut 141 km tenggara Melonguane Sulut dan memiliki kedalaman gempa yang diupdate menjadi 71 km.

“Gempa berpusat di Laut Maluku Mag 7,0 (update) kedalaman 71 km. Guncangan max IV MMI di Melonguane Kep Talaud. Tidak ada proposal potensi tsunami,” ungkap Daryono.

Baca Juga: Wawancara Ninik Rahayu, Ketua Dewan Pers Perempuan Pertama: Bangga di Tengah Komunitas Pers yang Maskulin

Daryono juga menjelaskan bahwa gempa M7,1 ini dipicu oleh adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku (intraslab) dengan mekanisme geser (strike slip).

“Gempa Laut Maluku Mag 7,1 ini dipicu oleh adanya deformasi batuan dalam Lempeng Laut Maluku (intraslab) dengan mekanisme geser (strike slip),” jelas Daryono.

Gempa ini dirasakan dalam skala IV MMI di Melonguane, dan dirasakan dalam skala III-IV MMI di Kepulauan Sangihe, Kepulauan Sitaro, dan Talaud.

Baca Juga: Warga Sukasari Sumedang Temukan Jasad Bayi Perempuan di Saluran Air

Sementara itu daerah Minahasa, Manado, Minahasa Utara, Bitung, Ternate, Sofifi, Halmahera Timur, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Bolaan Mongondow Selatan, Tomohon, Bolaang Mongondow, Halmahera Barat, Halmahera Utara dirasakan dalam skala III MMI.

Sedangakan di Kota Gorontalo dirasakan dalam skala II MMI.

Belum ada informasi dampak kerusakan dari gempa M7,1 tersebut saat tulisan ini dibuat.***

Editor: Helma Apriyanti

Tags

Terkini

Terpopuler