Peringati Hardiknas, Bupati Garut Sebut Hepatitis Misterius Tak Halangi PTM 100 Persen

- 13 Mei 2022, 19:34 WIB
Bupati Garut mengikuti pelaksanaan upacara Hardiknas Tingkat Kabupaten Garut di Lapang Setda Pemkab Garut, Jumat, 13 Mei 2022.
Bupati Garut mengikuti pelaksanaan upacara Hardiknas Tingkat Kabupaten Garut di Lapang Setda Pemkab Garut, Jumat, 13 Mei 2022. /kabar-priangan.com/Dindin Herdiana/

KABAR PRIANGAN - Pemerintah Kabupaten Garut melakukan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Garut. Termasuk didalamnya meningkatkan kualitas pendidikan, menjadikan sekolah penggerak sebagai bagian dari semangat untuk meraih generasi emas

Demikian disampaikan Bupati Garut, Rudy Gunawan seusai menjadi inspektur upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2022 Tingkat Kabupaten Garut, yang dilaksanakan di Lapang setda, Jalan Pembangunan, Tarogong Kidul, Jum’at, 13 Mei 2022. 

Ia memaparkan, pihaknya merencanakan melakukan gerakan besar, yaitu melakukan penimbangan sekaligus melakukan penelitian terhadap kualitas anak-anak yang berumur 1000 hari, anak-anak yang termasuk dalam kategori balita, dan anak-anak sekolah dasar.

Baca Juga: Polisi Pastikan Kejiwaan Pelaku Penganiayaan dengan Cangkul di Limbangan Garut

"Kita semua akan melakukan gerakan besar meneliti kesehatan, sehingga kita menentukan anak ini stunting atau tidak stunting, anak ini sehat atau tidak sehat, dan Pemerintah Kabupaten Garut akan menjadi pelopor pertama di Indonesia yang melakukan gerakan ini,” kata Bupati.

Sedangkan masalah hepatitis misterius, Bupati menyebutkan bahwa hepatitis itu tidak menjadi bagian yang membahayakan sehingga jadwal PTM pun tak perlu dirubah. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin menyampaikan, Hardiknas tahun ini merupakan sebuah refleksi dari kebangkitan pendidikan setelah era pandemi, sesuai dengan tema yang diusung tahun ini yaitu “Pimpin Pemulihan Bergerak Untuk Merdeka Belajar”.

Baca Juga: Sikapi Tudingan Sayap Parpol, Dani: ACT Garut adalah Lembaga Independen

“Pandemi mudah mudahan cepat pulih dan kita bergerak untuk merdeka belajar, dengan hari pendidikan nasional ini mudah mudahan semua komponen stake holder pendidikan agar merdeka untuk menentukan belajar yang terbaik bagi anak dan bagi bangsa ini,” kata Ade.

Ia berpesan kepada tenaga pendidik untuk tetap mengabdi kepada bangsa dan negara karena ujung dari pendidikan itu adalah peserta didik. 

Halaman:

Editor: Nanang Sutisna


Tags

Terkait

Terkini

Terpopuler

Terpopuler Pikiran Rakyat Network

x