Pasar Malam Tak Berizin di Gedung Milik Pemkab Garut, Dibubarkan Tim Satgas Covid-19

- 9 Mei 2021, 21:26 WIB
Tim Satgas Covid-19 Kabuoaten Garut, membubarkan kegiatan pasar malam yang dilaksanakan di salah satu gedung milik Pemkab Garut di wilayah Kecamatan Garut Kota, Sabtu 8 Mei 2021 malam
Tim Satgas Covid-19 Kabuoaten Garut, membubarkan kegiatan pasar malam yang dilaksanakan di salah satu gedung milik Pemkab Garut di wilayah Kecamatan Garut Kota, Sabtu 8 Mei 2021 malam /kabar-priangan.com/ Aep Hendy/

"Pada hari pertama pelaksanaan pasar malam, kami telah ingatkan agar kegiatan itu tak diteruskan karena memang tak berizin. Namun ternyata pihak panitia atau penyelenggaran ngeyel dan tetap nekat menggelar kegiatan sehingga akhirnya terpaksa kami lakukan tindakan tegas dengan membubarkannya," katanya.

Diungkapkannya, pembubaran dilakukan tim yang dipimpin langsung olehnya. Tim mulai bergerak setelah pelaksanaan shalat tarawih pasa Sabtu malam kemarin.

Baca Juga: Bupati Garut Bertanggung Jawab Atas Penyegelan Pembangunan Masjid Jemaah Ahmadiyah

Menurut Deni, tak hanya membubarkan kegiatan tersebut, petugas bahkan langsung mencabut saluran listrik yang digunakan untuk kegiatan tersebut.

Tindakan tegas seperti ini dinilainya harus dilakukan guna mencegah terjadinya hal yang tak diharapkan kaitan dengan penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini di Garut masih terus terjadi.

Disampaikan Deni, kegiatan pasar malam itu dilaksanakan di salah satu gedung milik Pemkab Garut. Namun ia memastikan jika kegiatan itu sama sekali tak mengantongi perizinan baik dari Pemkab Garut maupun Satgas Covid-19.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Pantai Santolo yang Sarat Kesejarahan Mulai Diburu Wisatawan

Berdasarkan pantauan di lokasi, tutur Deni, pelanggaran prokes jelas sekali terjadi dalam kegiatan tersebut. Kegiatan itu bukan hanya menimbulkan terjadinya kerumunan massa akana tetapi pengunjung yang datang kebanyakan juga tak menggunakan masker.

"Paling banyak pengunjungnya ibu-ibu dan anak-anak dan kebanyakan dari mereka tak mengenakan masker. Ini tentu sangat rentan terhadap penyebaran Covid-19 sehingga tak bisa kita biarkan terus berlangsung," ucap Deni.

Lebih jauh Dandim mengaku sangat menyayangkan adanya penyelenggaraan kegiatan di tengah masih terus terjadinya penyebaran Covid-19 di Kabupaten Garut.

Halaman:

Editor: Sep Sobar


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah