Dua Pembuat Uang Palsu Dibekuk Polisi Saat Beli Rokok di Warung Gunakan Upal

- 6 Oktober 2021, 19:18 WIB
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP, Aszhari Kurniawan didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya, Darjana saat ekpos kasus pengungkapan uang palsu di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Rabu, 6 Oktober 2021.*
Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP, Aszhari Kurniawan didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya, Darjana saat ekpos kasus pengungkapan uang palsu di Mako Polres Tasikmalaya Kota, Rabu, 6 Oktober 2021.* /kabar-priangan.com/Asep MS/

KABAR PRIANGAN - Sebanyak 214 lembar benda mirip uang atau biasa disebut uang palsu lembaran 50.000 berhasil diamankan aparat kepolisian Polresta Tasikmalaya Kota.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan dua orang tersangka pengedar uang palsu yang biasa melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Tasikmalaya Kota.

Hal itu terungkap saat Polresta Tasikmalaya Kota menggelar ekpose penangkapan kasus peredaran uang palsu di Mako Polres Tasikmakaya Kota, Rabu, 6 Oktober 2021.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP, Aszhari Kurniawan mengatakan, pengungkapan kasus berawal dari laporan salah seorang pemilik warung di Desa Pamoyanan, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, pada akhir Agustus lalu.

Baca Juga: Kesadaran Prokes Menurun, Satpol PP Sumedang Lakukan Langkah Ini

Ketika itu ujar kapolres, pemilik warung bernama Ade menerima dua orang yang membeli rokok di warungnya.

"Pemilik warung merasa curiga dengan uang yang diberikan pelaku dan ingin mengembalikan uang tersebut. Namun, kedua orang itu langsung pergi menggunakan sepeda motor," katanya.

Melihat dua orang kabur, Ade mengejar dua orang tersebut sehingga dua orang itu ditemukan sedang menjalankan aksinya dengan modus yang sama di warung lain milik Ayuni dan Rudi.

"Dari situlah kasus peredaran uang ini terungkap dan dua orang tersangka berhasil kita amankan," ujar kapolres.

Kapolres mengatakan, mendapati itu, Ade lantas menanyakan terkait uang yang dibelanjakan di warungnya kepada tersangka. Sebab, ia menduga uang itu merupakan uang palsu. Kemudian Adepun memeriksa tas yang dibawa oleh dua pelaku tersebut.

Halaman:

Editor: Teguh Arifianto


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah