Ganjar Pranowo Punya Sejarah dalam Pemekaran Pangandaran, Ditambah Pasangannya Mahfud MD, Jeje Jadi Kian Pede!

- 19 Oktober 2023, 06:00 WIB
Ketua DPC PDIP Pangandaran Jeje Wiradinata diwawancara sejumlah wartawan, Kamis 11 Mei 2023.*/Dok. kabar-priangan.com/Kiki Masduki
Ketua DPC PDIP Pangandaran Jeje Wiradinata diwawancara sejumlah wartawan, Kamis 11 Mei 2023.*/Dok. kabar-priangan.com/Kiki Masduki /

KABAR PRIANGAN - Ketua DPC PDIP Kabupaten Pangandaran semakin "pede" (percaya diri) partainya akan kembali meraih suara terbanyak di wilayah tersebut. Selain itu Bakal Calon Presiden-Bakal Calon Wakil Presiden (Bacapres-Bacawapres) Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang diusung partai koalisinya optimistis akan memenangi Pilpres 2024.

Banyak faktor yang membuat Jeje optimistis. Pada Pilpres 2019 PDIP merupakan partai pemenang di Kabupaten Pangandaran dengan meraih 63 persen suara. Sedangkan pada Pemilu 2019 meraih 15 kursi DPRD Pangandaran atau mayoritas dari 40 kursi yang tersedia.

Namun saat ini dirinya mempunyai keyakinan perolehkan suara untuk Pemilu 2024 dan Pilpres 2024 akan meningkat. Ia menyampaikan alasannya. Pertama, sosok Ganjar sudah tak asing bagi Pangandaran. Bahkan termasuk tokoh yang berjasa ikut memperjuangan, menentukan, dan menetapkan Pangandaran saat pemekaran dari Kabupaten Ciamis, bersama sejumlah anggota DPR RI lainnya seperti Agun Gunanjar Sudarsa.

Baca Juga: Mahfud MD Resmi Dampingi Ganjar Bikin PDIP Pangandaran Kian Optimistis, Jeje: Menaikkan Target Perolehan Suara

Jeje berkisah, ketika pemekaran Kabupaten Pangandaran tahun 2012 Ganjar merupakan Ketua Panitia Kerja (Panja) Pemekaran DPR RI. Ganjar juga menjabat Wakil Ketua Komisi II DPR, sedangkan Ketua Komisi II saat itu dijabat Agun.

"Kan dulu kami bersama teman-teman bergerak semua nih, termasuk saya yang mengomunikasikan proses pemekaran dengan Mas Ganjar karena dari PDIP, sedangkan
teman-teman Golkar ke Kang Agun link-nya. Dan pemekaran Pangandaran tersebut lahir dari inisiatif DPR bukan dari pemerintah," ujar jeje saat wawancara per telepon dengan kabar-priangan.com/Harian Umum Kabar Priangan, Rabu 18 Oktober 2023 malam.

Selanjutnya, ketika Jeje menjadi Bupati Pangandaran, pada tahun 2017 saat ulang tahun pertama Pangandaran, Pemkab Pangandaran memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh pemekaran. "Selain dari teman-teman tokoh lokal seperti (Alm) Pak Adang (Adang Hadari, Tokoh Pemekaran Pangandaran sekaligus Wakil Bupati Pangandaran Periode 2016-2021, Red), juga dari Komisi II DPR termasuk Pak Ganjar. Namun kepada Pak Ganjar penghargaannya belum diserahkan. Insya Allah nanti akan diserahkan di Pangandaran," ucap Jeje.

Baca Juga: Mahfud MD Jadi Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024, Megawati Beberkan Alasan Penunjukannya

Ganjar Pranowo Memperhatikan Pangandaran

Karena itulah, sambung Jeje, hingga sekarang Ganjar selalu memperhatikan Pangandaran dan mengetahui perkembangan pembangunan di Pangandaran. "Dia kan kenal saya, jadi setiap bertemu saya dia menanyakan, 'Pak Jeje bagaimana sehat? bagaimana Pangandaran? Kamu
jangan malu-maluin, urus Pangandaran yang bener, ya'. Saya jawab, 'Siap Mas'," ujar Jeje.

Hal kedua yang membuat optimistis, lanjut Jeje, yaitu faktor politik. Soalnya saat Pilpres 2019 pasangan yang diusung PDIP yakni Joko Widodo-KH Makruf Amin di Pangandaran menang 63 persen. Adapun perolehan suara PDIP di Pangandaran pada Pemilu 2019 terbesar di Jabar sebesar 38 persen. "Ditambah sekarang ada figur yang saling melengkapi yakni Pak Mahfud MD tentu dong membuat kami semakin optimistis," kata mantan Ketua DPRD Ciamis dan Wakil Bupati Ciamis tersebut.

Faktor ketiga, tutur Jeje, kaum Nahdliyin di Pangandaran banyak. "Saya kan sering tuh datang ke acara pengajian Muslimat, Fatayat NU, ada yang mingguan, bulanan. Dan kita tahu Pak Mahfud ke-NU-annya tidak diragukan. Secara kultural NU di Pangandaran juga sangat kuat dan
mungkin paling kuat di Jabar, jadi cocok," ujar Jeje.

Baca Juga: Profil, Karier dan Pendidikan Mahfud MD, Bacawapres yang Dampingi Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 Nanti

Chemistry Jeje dengan NU

Jeje menuturkan selama ini NU di Pangandaran bagus, tapi PDIP di Pangandaran pun menang besar. Hal itu karena pola hubungan dirinya secara pribadi dan kepartaian dengan NU sangat dekat. "Artinya ada chemistry, saya sebagai penanggung jawab partai dan kader partai di
Pangandaran yang mendapat tugas menjadi bupati, selama ini menjalin komunikasi yang baik dengan semua kalangan termasuk NU," kata Jeje.

Faktor keempat, kuatnya jaringan secara internal. Menurutnya, kalau sekarang Pangandaran dikatakan maju karena pihaknya punya jaringan. "Bagi kami pemilu itu bukan siapa yang menang dan siapa yang kalah, tetapi merupakan jembatan dalam rangka mengembangkan dan memajukan Pangandaran. Jadi, dengan empat hal tadi, jika disampaikan door to door kepada masyarakat, saya yakin Pangandaran pada Pilpres 2024 melebihi 63 persen untuk pasangan yang diusung PDIP," ucapnya.***

Editor: Arief Farihan Kamil


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah