Petugas Berlakukan Gage, Batasi Pengunjung ke Kawasan Wisata Waduk Jatigede Sumedang

2 Januari 2022, 20:21 WIB
Petugas gabungan memberlakukan ganjil-genap untuk kendaraan yang melintas di kawasan wisata Waduk Jatigede, Sumedang. /kabar-priangan.com/Nanang Sutisna/

KABAR PRIANGAN - Awal tahun baru 2022, kawasan wisata Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat padat pengunjung.

Guna mencegah lonjakan pengunjung yang berpotensi kerumunan, petugas gabungan melakukan kebijakan ganjil-genap bagi kendaraan yang melintas ke kawasan wisata Jatigede.

"Kami dari unsur Satpol PP, Polri, dan TNI menerapkan sistem ganjil-genap di jalur menuju kawasan wisata Waduk Jatigede, pada hari kedua tahun 2022. Penerapan ganjil-genap dilakukan di pertigaan Pamoyanan Desa Cijeungjing, dan pertigaan Cibala Kecamatan Jatinunggal," ujar Kasi Trantib Kecamatan Jatigede, Dodi Suryadi, Minggu, 2 Januari 2022.

Baca Juga: Kenaikan Angka Kemiskinan di Sumedang Masih di Bawah Rata-rata Jawa Barat

Pemberlakuan ganjil-genap, kata Dodi, diterapkan guna mengantisipasi kepadatan pengunjung di kawasan wisata Jatigede pada libur tahun baru.

Strategi pemberlakuan ganjil-genap, tambah Dodi, untuk kendaraan yang nomor polisi ganjil tidak boleh masuk ke jalan Lingkar Timur. Tapi diarahkan ke objek wisata Tegal Jarong (wilayah Jemah). Tapi untuk yang nopol genap boleh masuk ke Jalan Lingkar Timur Jatigede.

Dikatakan Dodi, peningkatan pengunjung terjadi pada hari pertama dan kedua tahun 2022. Objek wisata seperti Puncak Permata, Panenjoan, dan Tegal Jarong masih menjadi yang paling banyak dikunjungi.

Baca Juga: BNNK Sumedang: Media Sosial Jadi Celah Peredaran Narkotika Varian Baru

"Di samping itu kami juga melakukan operasi yustisi, jika ada yang kedapatan tidak menerapkan protokol kesehatan maka akan dilakukan sanksi denda ditempat," ucapnya. 

Sementara itu, Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, pihaknya memahami bahwa saat ini tengah dilakukan pemulihan ekonomi nasional, sehingga tidak ingin mengurangi pemasukan pelaku usaha di kawasan wisata Jatigede ini. 

Namun karena covid masih ada, tentunya mobilitas masyarakat harus tetap dibatasi secara proporsional.

Baca Juga: Warga Eks Genangan Waduk Jatigede Sumedang, 6 Tahun Tempati Lahan Relokasi, Tak Miliki Sertifikat

"Untuk ini ada berbagai cara untuk mengurangi mobilitas ini, diantaranya memperketat kembali, menerapkan ganjil genap. Meskipun sudah dilaksanakan ganjil-genap, namun kawasan wisata Jatigede masih tetap ramai," ujarnya.

Selain itu, kata kapolres, pihaknya juga melakukan sistem rayonisasi, dimana tiga polsek sekitar Jatigede (Polsek Tomo, Jatigede, Jatinunggal), untuk mengerahkan mobil patroli.

"Kami kerahkan mobil patroli untuk memberikan imbauan pentingnya protokol kesehatan kepada pengunjung di kawasan Jatigede ini, selama kawasan ini masih ramai," ujarnya.***

Editor: Nanang Sutisna

Tags

Terkini

Terpopuler